(0274) 287 1809 rumahmesin@gmail.com

Resep ayam  Barbeque sekarang sangat mudah untuk dicari diinternet karena sekarang ayam baebeque sangat digemari banyang orang..

Resep Ayam  Barbeque

resep ayam panggang barbeque

Bahan Resep Ayam Barbeque :

  • 500 gram paha ayam, cuci bersih
  • 200 gram gula pasir
  • 100 ml air
  • 4 sdm air jeruk lemon atau jeruk nipis

Bumbu Resep Ayam Barbeque:

  • 5 siung bawang putih, haluskan
  • 4 sdm saus barbeque instan
  • 2 sdm saus tiram
  • 4 sdm saus tomat
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya

Cara Membuat:

  1. Lumuri ayam dengan jeruk lemon atau jeruk nipis. Diamkan sebentar. Cuci bersih.
  2. Campur gula dan air, panaskan hingga menjadi karamel, angkat, sisihkan.
  3. Tumis bawang putih hingga harum.
  4. Campur bawang putih. karamel dan bumbu lainnya dalam satu wadah. Aduk hingga tercampur rata.
  5. Masukkan ayam kedalam bumbu, aduk rata biarkan bumbu sedikit meresap. Angkat.
  6. Panggang ayam dengan alat pemanggang atau pembakar. Panggang hingga ayam matang. Bolak-balik agar ayam tidak gosong.
  7. Sajikan ayam saat hangat dengan tambahan irisan timun, tomat, nasi hangat dan sambal.

Tips Resep Ayam Barbeque Agar Matang dengan Sempurna

Resep ayam barbeque – Ayam panggang sangat berbeda dengan sajian ayam goreng maupun ayam bakar. memasak ayam panggang menggunakan oven atau panggangan.

ayam panggang menjadi istimewa karena rasa renyah pada kulit luar dan empuk pada bagian daging dalamnya.

Daging ayam yang akan  diproses melalui dipanggang juga menghasilkan daging yang juicy. Terkadang dalam memanggang ayam mungkin Anda menemui kesulitan akibat daging ayamnya yang tidak matang merata.

Bisa jadi kulit ayam sudah matang cenderung gosong namun dagingnya belum matang ataupun sebaliknya. Dilansir dalam laman bimoli.com Jumat 1 April 2016 berikut tips memanggang ayam agar matang sempurna dan kulitnya terasa renyah.

1. Suhu Ruangan

Sebelum mengolah ayam pastikan ayam telah bersuhu ruangan. Jika ayam yang dipergunakan sebelumnya disimpan dalam freezer keluarkan terlebih dahulu agar tidak beku.

Biasanya ayam tersebut agar sesuai dengan suhu ruangan membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit. Jika ayam dalam keadaan dingin lalu dipanggang maka yang terjadi hasilnya tidak akan matang merata.

2. Keringkan

Agar kulit ayam panggang renyah, keringkan terlebih dahulu kulit ayam dengan tisue sebelum dibumbui. Selanjutnya olesi seluruh permukaan kulit dengan mentega tawar yang telah dilelehkan sebelumnya.

3. Tambahkan Bumbu

Selipkan mentega, irisan bawang putih, bawang merah, perasan jeruk lemon, serta rempah lainnya di bawah kulit ayam. Anda juga dapat menambahkan irisan bumbu dan rempah tersebut ke dalam badan ayam.

Bumbu tersebut dapat membuat sajian ayam panggang semakin kaya cita rasa. Jangan lupa juga untuk menambahkan taburan garam dan lada bubuk.

4. Posisi Memanggang

Jika Anda memanggang ayam dalam keadaan utuh sebaiknya taruh ayam dengan posisi dada dibagian bawah pada awal pemanggangan. Di tengah durasi, balik ayam dan diamkan hingga ayam matang. Proses pemanggangan tersebut membuat ayam tetap lembab dan tidak kering.

5. Gunakan Kertas Alumunium

Selama pemanggangan, tutupi ayam dengan kertas aluminium, sehingga kelembaban pada daging ayam tetap terjaga. Setelah ayam tersebut hampir matang, buka kertas aluminium dan panggang ayam hingga matang dan kulitnya menjadi renyah serta berwarna keemasan.

6. Perhatikan Suhu

Ukurlah suhu dalam bagian ayam menggunakan termometer daging. Apabila suhu ayam telah mencapai sekitar 75°C, maka ayam telah matang. Atau dengan cara lain yaitu miringkan daging ayam dan cairan dari daging akan keluar.

Jika cairan daging masih berwarna merah tandanya ayam belum matang, namun sebaliknya jika cairan ayam bening maka ayam telah matang.

7. Diamkan Sejenak

Setelah ayam matang keluarkan dari oven dan diamkan ayam sekitar 15 menit. Hal tersebut dilakukan agar cairan ayam kembali meresap dan daging ayam menjadi lembut.

Sajian ayam panggang Anda akan semakin nikmat dengan pemberian bumbu-bumbu yang tepat.

Resep Ayam Barbeque Juga Mempunyai Banyak Manfaat

resep ayam panngang barbaque

Resep ayam barbeque – Manfaat makan daging ayam bagi kesehatan jelas sangat tinggi, karena daging ayam mengandung protein tinggi, serta vitamin dan mineral. Menyantap daging ayam juga diyakini dapat membantu menurunkan berat badan, mengontrol kadar kolesterol, tekanan darah serta mengurangi risiko kanker.
Ayam merupakan unggas yang paling umum di seluruh dunia, dan telah diternakkan dan dikonsumsi sudah selama ribuan tahun lalu. Sampai abad ke-19, ayam masih hanya dipelihara di rumah tangga, dengan tujuan untuk daging serta diambil telurnya.

Saat akhir dari ke-19 dan awal abad ke-20, peternakan ayam rumahan menjadi cikal bakal peternakan ayam untuk tujuan bisnis, karena permintaan pasar yang terus meningkat.

 1. Gizi

Memliki gizi daging ayam Menurut USDA, 100 g ayam mengandung air (65 g), energi (215 kkal), protein (18 g), lemak (15 g), lemak jenuh (4 g), kolesterol (75 mg), magnesium (20 mg), fosfor (147 mg), kalium (189 mg), natrium (70 mg), dan seng (1,3 mg).

Dari vitamin dalam daging ayam antara lain vitamin C, vitamin B1 (hiamin), riboflavin, niacin, vitamin B-6(pyridoxamine), folat, vitamin B-12, vitamin A, vitamin E (tocopherol), vitamin D dan vitamin K.

Asal vitamin dan mineral penting : Ayam bukan hanya sumber protein yang sangat baik, tetapi juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik juga. Vitamin dan mineral yang ditemukan pada ayam sangat banyak, dan berguna untuk berbagai proses dalam tubuh kita.

Selanjutnya Vitamin B berguna untuk katarak, gangguan kulit, kekebalan tubuh, kelemahan, pencernaan, sistem saraf, migrain, gangguan jantung, rambut beruban, kolesterol tinggi, diabetes, dll. Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan menguatkan tulang.

2. Berat badan

Mengurangi berat badan dengan kandungan protein yang tinggi telah diketahui efektif mengurangi berat badan, dan ayam menyediakan kandungan protein yang tinggi. Penelitian dan percobaan telah menunjukkan bahwa kontrol berat badan yang signifikan ditemukan pada orang-orang yang makan ayam.

Mengatur tekanan darah: Konsumsi ayam telah ditemukan juga berguna dalam mengontrol tekanan darah. Hal ini diamati pada orang dengan gangguan hipertensi. Walaupun begitu, diet juga harus terdiri dari kacang-kacangan, produk diet rendah lemak dengan sayuran dan buah-buahan.

3. Mengurangi risiko kanker

Penelitian telah menemukan bahwa pada pemakan non-vegetarian, konsumsi daging merah, daging babi/ham yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Lalu pada ayam dan ikan, risiko mengembangkan kanker kolorektal akan diturunkan di kemudian hari.

Percobaan menunjukkan bahwa makan daging ayam menempatkan risiko yang lebih rendah, daripada makan daging merah, meskipun bukti-bukti yang ada tidak begitu meyakinkan.

8 Jenis Ayam Bakar Khas Indonesia

Bicara soal ayam bakar, hidangan ini memang populer di Indonesia. Tekstur roasty dan terkaramelisasi di permukaan kulitnya memang jadi sensasi tersendiri. Biasanya, ayam perlu dimarinasi bumbu terlebih dulu dan selanjutnya dibakar atau dipanggang hingga matang. Nah, tiap daerah Indonesia punya bumbu khas yang membuat si ayam bakar jadi ikonik. Kalau anda mengaku penggemar ayam bakar, yakin sudah mencoba jenis ayam bakar berikut ini?

Ayam Bakar Padang

Kalau anda langganan ke RM Padang pastinya kenal dengan menu satu ini. Ayam bakar khas Padang memang selalu jadi favorit karena bumbunya yang kaya. Bahkan konon, lauk ini sering jadi indikator kelezatan sebuah RM Padang, lho.

Sebelum dibakar, ayam terlebih dulu dimasak dalam paduan santan dan racikan bumbu kuning hingga tekstur kuahnya mengental. Selain bumbu kuning, ada tambahan serai, asam kandis, dan daun aromatik yang menambah kaya citarasa ayam. Coba bayangkan beragam rasa seperti gurih dan pedas dalam satu suapan bersama nasi hangat. Slurp!

Ayam Sapit

Bergeser sedikit ke Palembang, ada sajian ayam yang dibakar dengan cara unik yakni memakai penjepit bambu. Ayam sapit adalah ayam bakar khas kota pempek. Hampir sama dengan Padang, ayam sapit perlu dimasak dalam santan berbumbu hingga tekstur bumbunya kental dan meresap sempurna. Bumbu halusnya sendiri terdiri atas bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, terasi matang, ketumbar, dan jintan. Setelah itu, ayam dijepit di antara bambu dan dibakar hingga matang. Unik, ya?

Ayam Bekakak

Pindah ke Pulau Jawa, ada ayam bekakak khas Sunda yang siap menyambut anda. Sajian ayam ini memang sengaja disajikan utuh dengan posisi telentang saat acara hajatan. Konon, ayam bekakak ini disimbolkan sebagai sedekah dari empunya hajat kepada masyarakat sekitar.

Ayam bekakak memiliki kombinasi rasa yang unik, yakni manis, gurih, dan pedas. Selain bumbu yang beragam, rahasia kelezatan ayam bekakak adalah santan. Jadi, ayam diungkep terlebih dulu dengan santan berbumbu seperti halnya ayam bakar khas Sumatera. Wah, rela kalap dengan sepiring nasi hangat nih!

Ayam Bakar Solo

Bagi anda penggemar masakan seperti baceman, yuk coba ayam bakar khas Solo! Ayam bakar yang satu ini memang terkesan “Jawa” karena rasa manis dan gurih yang menyatu dalam tiap gigitannya. Terlebih lagi, kenampakannya yang mengkilat juga terlihat menarik dan makin menggugah selera. Sebetulnya, rahasia kenikmatan ayam bakar Solo adalah pemakaian air kelapa dan kecap dalam proses ungkepnya. Selain itu, ayam kampung yang bertekstur juga menambah lezat hidangan ayam ini. Apalagi dimakan berama nasi hangat, tempe-tahu goreng, dan sambal bawang. Mantap!

Ayam Taliwang

Ayam bakar satu ini sempat naik daun di Indonesia. Ayam taliwang adalah ayam bakar khas Lombok yang terkenal super pedas dan bercitarasa. Bumbu marinasi atau bumbu ungkep yang dipakai memang pedas sekali, yakni bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, terasi Lombok, kencur, dan garam. Wih, kebayang merahnya sajian ini ya? Setelah dibakar, ayam taliwang biasa disajikan dengan plencing kangkung dan taburan bawang goreng. Siap-siap kapok!

Ayam Cincane

Pernah terbayang menyantap ayam bakar untuk sarapan? Nah di Kalimantan Timur, ayam cincane adalah salah satu menu sarapan yang populer, nih. Sebetulnya tak hanya sarapan, tapi ayam bakar ini memang cocok disajikan untuk sajian makan kapanpun. Rasanya gurih, legit, dan pedas dari bumbu cabai, terasi, dan gula merah yang khas. Selain itu, pemakaian ayam kampung juga jadi kunci kelezatan hidangan ini. Selain jadi menu sehari-hari, ayam cincane juga disajikan dalam acara adat dan hajatan. Coba sajikan dengan nasi hangat dan sambal dadah, dijamin menambah nafsu makan berkali lipat!

Ayam Iloni

Masih sajian untuk si penggemar pedas, ayam iloni khas Gorontalo ini juga tak boleh dilewatkan. Ayam bakar ini identik dengan bumbu kuningnya yang terasa sangat pedas dan gurih. Nah, ada sedikit perbedaan cara memasak antara ayam iloni dan ayam bakar lainnya, nih. Kalau biasanya ayam bakar diungkep dalam santan berbumbu, ayam iloni direbus dalam santan terlebih dahulu baru setelahnya dimasak dengan bumbu halus. Hasilnya? Pasti membuat anda ingin segera terbang ke Sulawesi!

Ayam Paniki

(Manado memang surganya masakan pedas, salah satunya adalah ayam paniki. Ayam bakar yang satu ini memang terkenal pedas menyengat dan gurih. Bumbu khas yang biasa digunakan adalah bawang merah, cabai, terasi, dan santan untuk mengungkep ayam. Selain di Manado, hidangan ini juga ada di Ternate, lho. Bahkan sebetulnya tak hanya ayam saja yang bisa dimasak paniki, tapi juga bisa sapi atau bebek. Wow!

Jika kamu ingin membuat Sate ayam madura kamu bisa mencoba cara ini!!