0822-2330-3737

Kita sudah tidak asing lagi dengan sosis. Sosis kini sudah banyak tersedia di pasar maupun di super market dan dapat dijangkkau dengan sangat mudah. Pada awalnya sosis dibuat untuk mengawetkan daging. Resep sosis gulung mie juga merupakan makanan olahan dari sosis. Banyak yang menyukai sosis karena rasanya yang enak, paktis, dan lebih awet.  Resep sosis gulung mie sangat mudah dibuat.

Resep sosis Gulung mie merupakan makanan yang sangat praktis yang bisa dijadikan lauk pauk atau juga bisa digunakan untuk bekal ke sekolah. Selain sosis bakar, sosis juga dapat diolah menjadi makanan yang berfariasi.  Namun belum banyak orang yang megetahui resep sosis gulung mie. Resep sosis gulung mie ini dangat mudah. Berikut ini adalah resep sosis gulung mie.

Pengertian Sosis

Sosis merupakan suatu jenis makanan yang terbuat dari daging cincang, makanan laut bisa juga dengan bahan-bahan lainnya. Pada umumnya sosis dibungkus dengan pembungkus sederhana. Namun pada era  ini sosis bisa dibungkus dengan bahan sintetis.

Sosis sering menjadi Bahan pelengkap pada makanan seperti pizza, martabak, indomie, dan masih banyak lagi tentunya. Sosis itu bermacam-macam jenis serta tipe. Ada sosis matang dan ada sosis tidak matang. Resep sosis gulung mie sangatlah mudah.

Kata sosis berasal dari Irak. Pujangga besar itu memuji kelezatan oryabakar. Orang Yunani kemudian dikalahkan orang Romawi. Bangsa penakluk inipun sangat menyukai sosis. Mereka menyebutnya dengan salsus(artinya “diasinkan”). Nah disitulah kata sausage berasal.

Cara Membuat Sosis

resep sosis gulung mie

Bahan-Bahan :

  • Daging ayam yang digiling 600 gram
  • Minyak goreng 100 ml
  • Es serut 150 gram
  • Garam halus 1 sendok teh
  • Tepung sagu 3 sdm
  • Gula pasir, 1 sdt
  • Lada bubuk, sdt
  • Ketumbar bubuk, sdt
  • Bawang putih yang  dihaluskan, 1 sdm
  • Putih telur dari 1 butir telur
  • Piping bag secukupnya
  • Air es untuk rendaman secukupnya
  • Casing untuk sosis bisa menggunakan plastik es mambo.
  • Air bersih untuk merebus secukupnya

Cara Membuat Sosis :

  1. Campurkan daging ayam yang sudah digiling, es yang telah diserut, serta garam halus. Aduk sampai merata.
  2. Kedua tuangkan sedikit minyak, aduk lagi sampai rata, tambahkan gula, lada, ketumbar, bawang putih, tepung sagu, putih telur, dan es serut. Aduk hingga adonan ulen dan merata.
  3. Adonan dimasukkan ke piping bag atau plastik berbentuk segitiga, lalu taruh ke dalam casing sosis.
  4. Siapkan air untuk merebus, diamkan 1 menit, masukkan sosis, tunggu kira-kira 20 menit, masak dengan menggunakan api kecil, jangan direbus sampai mendidih agar sosis tidak pecah.
  5. Angkat sosis lalu masukkan ke dalam air es, diamkan beberapa menit agar bentuknya tidak berubah. Angkat sosis dan tiriskan,  masukkan ke dalam wadah yang tertutup kemudian simpan dalam freezer.

Pengertian Mie

Mi atau mie adalah adonan tipis dan panjang yang digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. ungkapan ini juga ditunjukkan kepada mi kering yang harus dimasak kembali dengan dicelupkan dalam air. Orang Italia, Tionghoa, dan Arab telah mengklaim bangsa mereka sebagai pencipta mi.

Penulisan kata mi berasal dari Dinasti Han Timur, antara tahun 25 dan 220 Masehi. Pada Oktober 2005, mi tertua yang diperkirakan berusia 4.000 tahun ditemukan di Qinghai, Tiongkok. Mi adalah nama generik. Orang Eropa menyebut pasta , serta noodle untuk pasta yang bentuknya memanjang.

Di Eropa bahan baku mi berasal dari jenis-jenis gandum, jika di Asia bahan baku mi lebih bervariasi. Di Asia sendiri, pasta yang dibuat selalu berbentuk memanjang. Berbagai bentuk mi dapat ditemukan di berbagai tempat. Perbedaan pada mie terlihat dari campuran bahan, asal usul tepung sebagai bahan baku, serta teknik pengolahan

Cara Membuat Mie

Bahan-Bahan :

  • 300 gram Tepung Terigu Protein Tinggi
  • 3 buah Telur Ayam
  • 1 sendok makan Minyak Goreng
  • 1 sendok teh Garam
  • secukupnya Tepung Terigu untuk taburan

Cara Membuat Mie :

  1. Campur rata tepung dengan 1 sdt garam
  2. Masukkan telur dan minyak ke dalam tepung kemudian uleni hingga lembut dan adonan mengkilat
  3. Bungkus adonan dengan serbet makan. Biarkan dalam suhu kamar selama 30 menit.
  4. Bagi adonan menjadi 4 bagian. Buat adonan menjadi pipih dengan mesin pembuat mie lubang tingkat 1 (paling besar).
  5. Tekuk adonan melipat
  6. Pipihkan adonan dengan arah bukaan disebelah atas-bawah
  7. Lakukan berulang hingga adonan lembut dan rata.
  8. Setalah adonan di tingkat 1 halus dan rata, pipihkan adonan berturut-turut pada tingkat ke 2, 3, 4 atau kalau mau lebih tipis lagi hingga tingkat 5.
  9. Adonan mie yang sudah dipipihkan dengan mesin mie tingkat ke 5
  10. Adonan pipih di letakkan pada serbet makan yang sudah ditaburi tapung terigu. Biarkan adonan pipih ini kering kurleb 30 menit. Saat menunggu kerjakan 3 buah adonan lain seperti langkah sebelumnya.
  11. Potong adonan pipih dengan cetakan mie. taburi mie dengan sedikit tepung terigu. Biarkan mie kering selama 30 menit.
  12. Didihkan air yang sudah diberi garam. Rebus mie homemade ini selama 3 menit.

Resep Sosis Gulung Mie 

resep sosis gulung mie

Resep sosis gulung mie sangatlah mudah. Anda cukup mengikuti tata cara berikut ini, jangan lupa menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan.

Bahan-Bahan

  • Sosis sapi atau sosis ayam 3 buah, potong menjadi 3 bagian
  • Mie instan 1 bungkus
  • Telur ayam 1 butir
  • Garam 1/4 sendok teh
  • Penyedap rasa 1/4 sendok teh
  • Bawang putih 1 siung, haluskan
  • Bawang merah 2 butir, haluskan
  • Air untuk merebue mie secukupnya
  • Minyak untik menggoreng secukupnya

Resep Sosis Gulung Mie

  1. Didihkan air, rebus mie instan sampai lunak, angkat lalu tiriskan
  2. Campurkan mie dengan bumbu yang telah dihaluskan, tambahkan garam dan penyedap rasa sambil diaduk sampai rata
  3. Kerat sosis yang sudah di iris menjadi 3 bagian
  4. Kocok telur
  5. Gulung sosis beserta mie secukupnya
  6. Celupkan ke dalam telur
  7. Panaskan minyak goreng, lalu gorenglah sosis
  8. Tunggu hingga warnanya menguning, angkat lalu tiriskan

Manfaat Mengkonsumsi Sosis :

Sosis terbilang panganan yang cukup praktis untuk dikonsumsi, bahkan sangat awet untuk disimpan dalam jangka yang cukup lama. Mengkonsumsi sosis juga mengandung zat gizi yang baik bagi tubuh, diantaranya :

  • Protein

Kandungan protein pada sosis baik untuk kesehatan tubuh, karena terbuat dari daging hewan. Daging merupakan sumber protein untuk tubuh karena berfungsi sebagai zat pembangun. Selain itu protein juga dapat meningkatkan system kekebalan tubuh, berdasarkan Standart Nasional Indonesia (SNI 01-3820-1995).

Sosis harus mengandung protein minimal 13%, lemak maksimal 25% dan karbohidrat maksimal 8%. Jika semua standart tersebut terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa sosis merupakan makan sumber protein.

  • Vitamin B12

Vitamin B12 pada sosis berasal dari hewani, vitamin ini tidak terdapat pada tumbuhan kecuali yang mengalami proses fermentasi, seperti tahu, tempe atau sayuran yang telah mengalami pembusukan.

Fungsi dari vitamin B12 sebagai mengaktifkan bentuk folat serta diperlukan dalam fungsi normal, semua metabolisme sel saluran cerna, sumsung tulang, dan jaringan syaraf.

  •  Zat Besi (Iron)

Zat besi yang terdapat pada hewani mampu diserap tubuh lebih besar dari pada zat besi yang berasal dari nabati (non-heme). Fungsi zat besi sebagai alat angkut oksigen dalam bentuk hemoglobin, meningkatkan kemampuan belajar, serta mencegah anemia.

Bahaya Mengkonsumsi Sosis Berlebihan

  • Tinggi Garam Dan Sodium

Daging olahan biasanya tinggi garam dan sodium. Garam berfungsi untuk mengawetkan daging. Sifat garam mampu menyerap air serta menjadikan garam berfungsi mengurangi kadar air dalam daging. Sehingga menimalkan kemungkinan tumbuhnya bakteri.

Seperti yang Anda ketahui, tingginya garam dapat meningkatkan risiko hipertensi. Garam dalam tubuh dapat memicu peningkatan volume darah, memaksa jantung Anda untuk bekerja lebih keras dan menimbulkan tekanan di arteri. Konsumsi garam yang tinggi dikaitkan dengan kerusakan pada jantung, pembuluh darah aorta, ginjal, bahkan tulang.

  • Tinggi Lemak Jenuh

Daging merah secara alami memang tinggi akan lemak jenuh. Mengkonsumsi lemak jenuh adalah 5-6% dari kebutuhan kalori harian Anda. Jika kebutuhan kalori per hari adalah 2000 kalori, maka jumlah lemak jenuh yang konsumsi maksimal 13 gram.

Sosis kemasan 75 gram,  terdapat 7 gram lemak jenuh di dalamnya, ini sudah memenuhi dari batas maksimal konsumsi lemak jenuh. Pada anak kecil kebutuhan kalori per hari lebih kecil, anak usia 4-6 tahun membutuhkan 1600 kalori per hari.

  • Merusak Pencernaan

Bahan baku pembuatan sosis adalah daging olahan yang bisa membahayakan tubuh dalam jangka panjang. Untuk meningkatkan daya tahan sosis, biasanya pabrik sering menambahkan bahan yang mungkin tampak tidak berbahaya saat ini namun menyebabkan kerusakan permanen pada proses pencernaan Anda.

  • Mengandung Sintetis

Sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa bahan sintetis pada daging seperti sosis sangat membahayakan tubuh, namun belum ada bukti kuat yang ditemukan. Bungkus sosis biasanya terbuat dari usus daging babi, daging sapi, dan ayam. Namun, ada kemungkinan bahwa ini juga mengandung bahan sintetis untuk meningkatkan jumlahnya.

  • Nitrosamin

Daging olahan yang dioleh lewat proses yang panjang biasanya membentuk nitrosamin saat mereka terkena panas tinggi. Misalnya, jika Anda menggoreng sosis sebelum mengonsumsinya atau dipanaskan di microwave untuk jangka waktu yang lebih lama. Nitrosamin adalah alasan utama untuk penyebab kanker usus.

Yang perlu diketahui , nitrosamin merupakan senyawa karsogenik penyebab kanker yang terdapat pada makanan yang diawetkan oleh nitrit. Nitrit sering digunakan untuk mengawetkan daging, ikan dan keju agar bakteri pembusuk tidak dapat berkembangbiak.

Manfaat Mengkonsumsi Mie

  •  Sumber Energi Pengganti Nasi

Seperti kita ketahui bahwa mie memiliki kandungan karbohidrat yang bisa dijadikan sumber energi bagi tubuh dalam melakukan berbagai aktivitas. Perlu diingat bahwa karbohidrat yang terdapat pada mie instan sifatnya tidak bertahan lama dan cukup mengkonsumsi sebagai pengganti nasi di saat mendesak saja.

  • Pelengkap Asupan Nutrisi

Meskipun jumlahnya rendah, mie instan tetap memiliki kandungan gizi yang unggul untuk tubuh  seperti serat, protein, vitamin A, vitamin B kompleks, kalsium, zat besi, yang akan pemenuhan asupan nutrisi tubuh. Namun nutrisi ini merupakan nutrisi mikro (kecil), sehingga untuk mendapat asupan yang maksimal, kamu bisa menambahkan banyak sayur atau kacang-kacangan saat menyantap mie instan.

  • Menunjang Kinerja Tubuh

Selain menjadi tambahan asupan nutrisi, sekitar 13% zat besi yang terkandung dalam mie instan juga bisa meningkatkan kekuatan otot serta mengurangi kelelahan sehingga kinerja tubuh akan semakin baik dan berkualitas.

  • Mengontrol Berat Badan

Kalori padamie memungkinkan pengonsumsinya lebih bisa mengontrol berat badan. Apabila kalori yang dikonsumsi lebih sedikit daripada kalori yang digunakan, maka tubuh akan membakar cadangan kalori yang tersimpan dalam tubuh, sehingga berat badan perlahan akan turun.

Akan tetapi karena kandungan serat dan protein dalam mie instan juga rendah, makanan ini bukanlah pilihan yang tepat untuk dijadikan sebagai menu diet.

  • Bisa Menambah Dan Mengembalikan Nafsu Makan

Mie sangat berbeda berbeda dan lebih spesial dari hidangan lain. Rasa nikmat yang dihasilkan dari bumbunya bisa memancing nafsu makanmu kembali tumbuh saat mengalami gangguan. Mie instan juga bisa menambah nafsu makan karena dengan mengonsumsinya akan membuat kamu cepat lapar kembali. Jangan sampai keterusan dalam mengonsumsi mie, karena akan berefek kurang baik bagi tubuh kita.

  • Makanan Praktis Yang Bisa Mengenyangkan

Walaupun tidak tahan lama, namun mie instan sangat bisa menjadi makanan alternatif untuk sekadar mengganjal perut dikala darurat. Dengan harganya hemat, makanan ini dapat membuatmu kenyang disaat lapar, sehingga tubuh tetap bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Bahaya Mengkonsumsi Mie Berlebihan

  •  Berisiko Kanker

Mie instan berbahaya karena memberi tekanan pada sistem pencernaan, memaksanya untuk mencerna mie yang sudah diproses selama berjam-jam. Bahaya makan mie instan juga dapat mengganggu kadar gula darah dan pelepasan insulin jika dicerna terlalu cepat. Karena makanan disimpan di dalam tubuh selama akibat pencernaan yang lambat, bahan kimia beracun dan pengawet dipertahankan di dalam tubuh.

TBHQ dan BHA berfungsi dalam produk untuk membuat mie dapat digunakan lebih lama (dan berarti kita dapat menyimpannya di rak selama berbulan-bulan pada suatu waktu), kedua bahan kimia tersebut sebenarnya bersifat karsinogenik. Ini berarti bahwa mereka dapat menyebabkan kanker, dan bahkan dapat menyebabkan asma, kecemasan dan diare jika dikonsumsi terlalu sering.

  • Kerusakan Jaringan Otak

Mengonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Terlalu sering makan mie juga memungkinan akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau kelumpuhan.

  • Obesitas

Mie juga termasuk salah satu penyebab utama obesitas, maka kurangi bahkan perlahan menghindari makan mie instan karena mengandung sejumlah besar lemak dan natrium, karena dampak makan mie instan menyebabkan retensi air dalam tubuh.

  • Tinggi Natrium

Mie juga mengandung sejumlah natrium yang tinggi, kelebihan mengkonsumsi natrium juga bisa menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindarilah bahaya mie instan dengan tidak berlebihan mengonsumsi mie.

  • Menghambat Penyerapan Nutrisi

Mengkonsumsi mie berlebihan juga dapat menghambat penyerapan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini menyebabkan sangat disarankan untuk anak-anak untuk tidak mengonsumsi mi instan karena tidak baik untuk pertumbuhan anak.

  • Terganggunya Sistem Pencernaan

Nutrisi yang terhambat  yang dibutuhkan tubuh juga berdampak pada terganggunya sistem pencernaan. Pencernaan membutuhkan bantuan mineral dan nutrisi yang banyak. Jika pencernaan terganggu, maka kamu akan berisiko mengalami sembelit, kembung, bahkan usus bocor.

  • Memicu Batu Ginja

Mi instan dapat memicu munculnya batu ginjal. Kandungan garam yang cukup tinggi pada mi ini dapat membantu pembentukan batu ginjal.

  • Tekanan Darah Tinggi

Kandungan sodium pada mie instan dapat merangsang peningkatan tekanan darah. Bagi kamu yang sudah mengalami tekanan darah tinggi akan sangat berbahaya jika sering mengonsumsi mi instan.

  • Memicu Kencing Manis

Bahaya mi instan juga dapat menimbulkan kencing manis. Ini disebabkan  juga oleh kandungan gula yang melimpah pada mi instan.

Itulah sekilas tentang resep sosis gulung mie. Gimana? gampang bukan cara membuat resep sosis gulung mie? Semoga resep sosis gulung mie diatas dapat bermanfaat. Selamat mencoba.

 

 

× Whatsapp Kami!